TERLETAK sekira 135 meter di bawah tanah, Wieliczka Salt Mine cukup terkenal di Polandia bagian selatan. Tambang ini dibangun pada abad ke-13 yang menghasilkan garam meja terus-menerus sampai 2007 dan menjadi salah satu tambang garam tertua di dunia yang masih beroperasi.
Penambangan komersial sempat dihentikan pada 1996 karena harga garam menjadi rendah serta terjadi banjir banding di kawasan ini. Kini, kawasan ini telah berubah menjadi sebuah museum dengan menawarkan atraksi tambang termasuk puluhan patung pada tiga kapel di seluruh katedral.
Uniknya, patung-patung ini diukir dari garam batu oleh para penambang. Kemudian dengan polesan tambahan ukiran dari seniman kontemporer, koleksi di museum tambang garam ini menjadi semakin artistik. Di dalam tempat ini terdapat sebuah kapel lengkap dengan ruang persepsi yang digunakan untuk berbagai hal, termasuk pernikahan. Sebuah ruangan dengan dinding yang diukir oleh seorang penambang ini menyerupai bentuk gereja kayu yang dibangun pada abad-abad awal Masehi.
Sebuah tangga kayu dengan 378 langkah kaki disediakan sebagai akses menuju kedalaman 64 meter di tempat ini. Ada pula sebuah lift yang akan membawa pengunjung, namun tidak dapat mengantarkan mereka sampai dasar. Monumen ini merupakan satu-satunya yang paling berharga dimiliki oleh Polandia. Monumen ini tak hanya melambangkan sejarah budaya, juga memadukan konsep spiritual di dalamnya.
Bagian dalam monumen, yang menampilkan 12 patung di dalamnya, telah dinobatkan sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO pada 1978. Tak hanya itu saja, kawasan ini dinobatkan sebagai Monumen Sejarah oleh Presiden Republik Polandia pada 1994. Kini, tempat ini menggabungkan tradisi serta modernitas sejarah berabad-abad dengan infrastruktur yang luas. Sekira 1,2 juta wisatawan lokal maupun dunia berkunjung setiap tahunnya.
Penambangan komersial sempat dihentikan pada 1996 karena harga garam menjadi rendah serta terjadi banjir banding di kawasan ini. Kini, kawasan ini telah berubah menjadi sebuah museum dengan menawarkan atraksi tambang termasuk puluhan patung pada tiga kapel di seluruh katedral.
Uniknya, patung-patung ini diukir dari garam batu oleh para penambang. Kemudian dengan polesan tambahan ukiran dari seniman kontemporer, koleksi di museum tambang garam ini menjadi semakin artistik. Di dalam tempat ini terdapat sebuah kapel lengkap dengan ruang persepsi yang digunakan untuk berbagai hal, termasuk pernikahan. Sebuah ruangan dengan dinding yang diukir oleh seorang penambang ini menyerupai bentuk gereja kayu yang dibangun pada abad-abad awal Masehi.
Sebuah tangga kayu dengan 378 langkah kaki disediakan sebagai akses menuju kedalaman 64 meter di tempat ini. Ada pula sebuah lift yang akan membawa pengunjung, namun tidak dapat mengantarkan mereka sampai dasar. Monumen ini merupakan satu-satunya yang paling berharga dimiliki oleh Polandia. Monumen ini tak hanya melambangkan sejarah budaya, juga memadukan konsep spiritual di dalamnya.
Bagian dalam monumen, yang menampilkan 12 patung di dalamnya, telah dinobatkan sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO pada 1978. Tak hanya itu saja, kawasan ini dinobatkan sebagai Monumen Sejarah oleh Presiden Republik Polandia pada 1994. Kini, tempat ini menggabungkan tradisi serta modernitas sejarah berabad-abad dengan infrastruktur yang luas. Sekira 1,2 juta wisatawan lokal maupun dunia berkunjung setiap tahunnya.

No comments:
Post a Comment